Bojonegoro (beritajatim.com) – Warga RT 03/02 Desa Tegal Kodo, Kecamatan Sukosewu, Kaupaten Bojonegoro digemparkan aksi nekad gantung diri yang dilakukkan seorang kakek bernama Waidin (70).
Akibatnya, puluhan warga sekitar langsung mendatangani rumah korban sesaat setelah dikabarkan telah ada warga yang gantung diri.
Kabar yang diterima beritajatim.com, Rabu (7/4/2010) menyebutkan, jika korban diduga nekad mengakhiri hidupnya lantaran putus asa dengan penyakit prostat dan kencing batu yang dideritanya.
Salim, salah satu menantu korban mengatakan, bahwa dirinya tidak menyangka mertuanya akhirnya akan mengakhiri hidupnya dengan tewas mengenaskan.
“Saat itu saya akan berangkat takziah disalah satu rumah tetangga yang meninggal akibat muntaber,” katanya.
Namun, saat melintas disamping rumah ia terkejut menyaksikan tubuh mertuanya sudah tergantung. “Saat itu juga saya menjerit dan ketakutan,” terangnya.
Karena mendengar jeritannya tadi, berapa warga berdatangan untuk melihat apa yang terjadi dirumah korban. Sehingga, hanya sebentar saja rumah korban Waidin telah penuh warga yang ikut mengevakuasi mayat korban ke dalam rumah.
Kapolsek Sukosewu, AKP Abu Nadir mengatakan, kemungkinan korban tewas karena sudah frustasi dengan penyakit menahunnya.
“Anggota yang datang ke TKP langsung melakukan penyelidikan dan ikut menurunkan mayat korban dari jeratan tali yang melilit lehernya,” tegas Abu.
“Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi membawa mayat korban ke RSUD Sosodoro Djatikpesoemo Bojonegoro,” lanjutnya.
Setelah dipastikan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan, pihaknya lagsung menyerahkan kembali mayat korban untuk dimakamkan.
