Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Sakit Prostat Menahun, Kakek 70 Tahun Gantung Diri
Default image

Sakit Prostat Menahun, Kakek 70 Tahun Gantung Diri

Peristiwa 7 April 2010

Bojonegoro (beritajatim.com) – Warga RT 03/02 Desa Tegal Kodo, Kecamatan Sukosewu, Kaupaten Bojonegoro digemparkan aksi nekad gantung diri yang dilakukkan seorang kakek bernama Waidin (70).

Akibatnya, puluhan warga sekitar langsung mendatangani rumah korban sesaat setelah dikabarkan telah ada warga yang gantung diri.

Kabar yang diterima beritajatim.com, Rabu (7/4/2010) menyebutkan, jika korban diduga nekad mengakhiri hidupnya lantaran putus asa dengan penyakit prostat dan kencing batu yang dideritanya.

Salim, salah satu menantu korban mengatakan, bahwa dirinya tidak menyangka mertuanya akhirnya akan mengakhiri hidupnya dengan tewas mengenaskan.

“Saat itu saya akan berangkat takziah disalah satu rumah tetangga yang meninggal akibat muntaber,” katanya.
Namun, saat melintas disamping rumah ia terkejut menyaksikan tubuh mertuanya sudah tergantung. “Saat itu juga saya menjerit dan ketakutan,” terangnya.

Karena mendengar jeritannya tadi, berapa warga berdatangan untuk melihat apa yang terjadi dirumah korban. Sehingga, hanya sebentar saja rumah korban Waidin telah penuh warga yang ikut mengevakuasi mayat korban ke dalam rumah.

Kapolsek Sukosewu, AKP Abu Nadir mengatakan, kemungkinan korban tewas karena sudah frustasi dengan penyakit menahunnya.

“Anggota yang datang ke TKP langsung melakukan penyelidikan dan ikut menurunkan mayat korban dari jeratan tali yang melilit lehernya,” tegas Abu.

“Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi membawa mayat korban ke RSUD Sosodoro Djatikpesoemo Bojonegoro,” lanjutnya.

Setelah dipastikan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan, pihaknya lagsung menyerahkan kembali mayat korban untuk dimakamkan.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.