Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Tambang Pasir Diduga Rugikan Negara, KPK Diminta Turun ke Lumajang
Default image

Tambang Pasir Diduga Rugikan Negara, KPK Diminta Turun ke Lumajang

Peristiwa 19 Agustus 2014

Lumajang (beritajatim.com) – Carut marutnya pertambangan pasir di Lumajang yang diduga negara dirugikan miliaran rupiah. Ketua DPRD Lumajang berharap lembaga berwenang seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke kaki Gunung Semeru.

“Kalau ada kerugian negara capai miliaran rupiah, KPK bisa turun ke Lumajang,” ujar Ketua DPRD Lumajang, Agus Wicaksono kepada wartawan di kantor, Selasa (19/8/2014),

Lanjut dia, dari hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Pasir DPRD didapati sejumlah temuan ada penurunan dari pendapatan asli daerah. Padahal, eksploitasi yang dilakukan perusahaan yang memiliki ijin penambangan sangat luar biasa dan berdampak pada kerusakan jalan. “Ini sangat merugikan,” paparnya.

Hasil kerja dari Pansus Pasir dalam penelusuran royalti dan iuran tetap dari pertambangan umum tahun 2012-2013. Pansus memperoleh data dari Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPKAD), tahun 2013, Iuran Tetap Rp. 178.541.912 dan Royalti Rp. 12.320.022, tahun 2014 iuran tetap Rp. 119.223.407 dan Royalti Rp. 258.722.636.

Sementara data dari Kementerian RI Dirjen Pajak Daerah dan Retribusi yang didapat Tim Pansus, tahun 2012, Iuran Tetap Rp. 66.205.760 dan Royalti Rp. 68.948.004. Untuk tahun 2013, Iuran tetap Rp. 31.754.931 dan Royalti Rp. 1.341.159.060.

“Dengan melihat data itu, ada ketimpasan besaran yang cukup besar, data yang disampaikan berbeda. Negara dirugikan dugaan kami, kami akan merekomendasikan ke lembaga berwenang dengan temuan Pansus,” paparnya. [har/but]

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.