Magetan (beritajatim.com) – Pesawat C-130 Hercules Alpha 1325 mengalami kecelakaan tragis di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Sebelum jatuh, pesawat sempat melakukan kontak terakhir dengan menara pengawas di Lapangan Udara Iswahyudi pada pukul 06.27 WIB. Namun, beberapa menit setelahnya, kontak dengan pilot terputus hingga akhirnya pesawat jatuh.
Mayor Sutrisno, Kepala Penerangan dan Kepustakaan (Kapentak) Lanud Iswahyudi, menjelaskan bahwa pesawat berada di ketinggian 1.000 kaki saat melakukan komunikasi terakhir dengan tower. Petugas sempat menginstruksikan agar pesawat terus mendekati landasan (continue approach) dan melaporkan posisi akhir (report final).
Namun, dua menit kemudian, tepatnya pukul 06.29 WIB, tower kembali mencoba menghubungi pesawat, tetapi tidak ada jawaban. Upaya menghubungi ulang dilakukan satu menit setelahnya, tetapi tetap tanpa respons. Tidak lama berselang, pesawat tersebut jatuh.
Hingga saat ini, penyebab kecelakaan masih belum diketahui. Sutrisno menegaskan bahwa cuaca saat kejadian dalam kondisi cerah, dan pesawat telah melalui pemeriksaan sebelum terbang serta dinyatakan laik terbang.
Kronologi Jatuhnya Pesawat Hercules
- 06.27 WIB – Pesawat berada di ketinggian 1.000 kaki, melakukan kontak dengan tower.
- 06.27 WIB – Petugas tower menginstruksikan continue approach dan report final.
- 06.29 WIB – Tower kembali menghubungi pesawat, tetapi tidak mendapat jawaban.
- 06.30 WIB – Upaya kontak ulang dilakukan, tetapi tetap tanpa respons.
- 06.30 WIB – Pesawat jatuh.
Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini. (ted)
